PEMERINTAH DAPAT PEMBIAYAAN 15,5 JUTA DOLLAR AS DARI KOREA BANGUN PLTS DI WILAYAH TERPENCIL

Jakarta – Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjalin kerja sama dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA), dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-bangsa (UNDP) di Indonesia dan Timor Leste menjalin kerja sama untuk meningkatkan bauran energy baru terbarukan (EBT) di berbagai wilayah terpencil Indonesia, melalui program Accelerating Clean Energy Access to Reduce Inequality atau ACCESS.

Indonesia sendiri memperoleh dkungan sebesar 15,5 juta dollar AS, yang ditargetkan dapat menerangi dan memberikan akses air bersih kepada 2.964 Kepala Keluarga yang tinggal di desa terpencil di 4 provinsi, yakni Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah.

Melalui program ACCESS, jumlah desa berlistrik dapat meningkat dan sejalan dengan program pengembangan energy terbarukan menuju target bauran energy nasional 23 persen di tahun 2025. Di Indonesia, proyek ACCESS akan dilaksanakan di 23 desa di empat provinsi, yaitu Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Tengah.

#plts #programpemerintah #provinsi #renewableenergy #energiterbarukan #solarpanel

Click here for link (PEMERINTAH DAPAT PEMBIAYAAN 15,5 JUTA DOLLAR AS DARI KOREA BANGUN PLTS DI WILAYAH TERPENCIL)
Click here for download article (PEMERINTAH DAPAT PEMBIAYAAN 15,5 JUTA DOLLAR AS DARI KOREA BANGUN PLTS DI WILAYAH TERPENCIL)